23 Januari 2019

Akan Ada Skema Baru Di LSP Transportasi Indonesia

Malang - Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Transportasi Indonesia berencana mengembangkan skema sertifikasi bidang transportasi. Penambahan skema dalam upaya melayani permintaan masyarakat dan merespon perkembangan kondisi masyarakat dan tantangan zaman.

Saat ini kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Dr. Ir. Raden Bagus Fattah Jasin, M.S, LSP Transportasi Indonesia hanya menjalankan 3 skema sertifikasi, yakni skema pengemudi taksi, skema pengemudi bus pariwisata, dan skema pengemudi bus AKAP dan AKDP.

Selanjutnya akan dikembangkan lagi 6 skema yakni, skema pengemudi mobil keluarga, pengemudi mobil massal dengan angkutan bus gandeng dan tingkat, pengemudi mobil barang pengengkut alat berat, pengemudi mobil barang peti kemas, pengemudi mobil barang pengangkut barang khusus, dan pengemudi mobil barang pengangkut bahan, berbahaya dan beracun (B3).

LSP Transportasi Indonesia yang ada di Jawa Timur kata dia merupakan LSP Transportasi yang pertama di Indonesia, dan merupakan bagian dari program menuju program Jatim Kompeten sesuai Undang Undang nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. LSP Transportasi Indonesia telah mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) nomor Kep.561/BNSO/V/2016 tanggal 26 Mei 2016.

LSP Transportasi Indonesia pada tanggal 22-26 Oktober 2018 lalu telah melaksanakan pelatihan dan upgrading asesor transportasi tahun 2018. "Jumlah peserta dari lsp transportasi indonesia sebanyak 12 orang dan peserta dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur sebanyak 34 orang," kata Fattah saat membuka Rapat Koordinasi Pengembangan Transportasi dengan tema “Urgensi sertifikasi profesi di bidang transportasi dalam mewujudkan sumber daya manusia transportasi yang kompeten” di Kota Malang, 5 Desember 2018 lalu.

Kata Fattah, dalam era globalisasi saat ini, eksistensi Indonesia cukup diperhitungkan dalam kancah internasional. Hal ini antara lain dibuktikan bahwa Indonesia merupakan anggota G20 yaitu 20 negara dari hampir 200 negara di dunia yang menguasai aktifitas perekonomian dunia. "Saat ini Indonesia berada di posisi 17, beberapa pakar memprediksikan pada tahun 2050 Indonesia dapat berada diposisi 4 terbesar di dunia," terang Fattah.

Isu lain yang cukup krusial menurutnya, adalah revolusi industri 4.0. Indonesia dan seluruh dunia saat ini sedang dihadapkan pada kehadiran revolusi industri 4.0. Semua negara menyiapkan strategi nasional menghadapinya karena revolusi industri 4.0 dapat mengubah cara kerja organisasi.

“implikasi yang nyata dengan kehadiran revolusi industri 4.0 di dunia kerja adalah terpengaruhnya 65 persen profesi dengan kehadiran revolusi industri jenis baru tersebut. "Sekarang sudah banyak sekali profesi yang hilang. di Singapura, di bank-bank teller sudah mulai hilang, agen asuransi hilang, dan lain sebagainya," terang Fattah. (Red)

Kantor Pusat

Jl. Ahmad Yani No. 268 Surabaya
(031) 8292276, 8291530
(031) 8292012
Di Kelola Oleh Sekretariat Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram